Demokrasi
Apa itu demokrasi? Jawaban yang tepat adalah kata perencana yang mendalangi penduduk bumi menjadi penganut ajaran demokrasi menggantikan semua ajaran hidup yang telah dianut sebelumnya.
Dasar yang dengan peletakannya penduduk bumi mabok & kecanduan demokrasi hingga pada perkembangannya yang terjadi saat ini adalah Revolusi Besar Perancis. Mengapa revolusi itu diperistiwakan? Dalam protokol si dalang dipiagamkan diantaranya sebagai berikut :
Kita (Otak Zionis Yahudi) telah demonstrasikan bahwa kemajuan itu akan membawa semua orang Goyim (non-Yahudi) kepada kedaulatan akal hawa nafsu (sovereignty of reason). Despotisme (kesewenang-wenangan bersimaharajalela)-nya kita akan persis itulah adanya, karena ia kan tahu bagaimana dengan kekejaman bijak ini ia akan menenangkan semua keresahan dan mengcauter hangus liberalsme keluar dari seluruh lembaga.
Catatan Editor Terjemah
(Cauter : menyelomot lapisan pada permukaan bagian tubuh dengan bahan pembakar atau besi panas untuk merusak infeksi atau menghentikan perdarahan)
Ketika massa rakyat telah melihat bahwa segala macam konsesi dan pemanjaan itu telah diberikan kepada mereka atas nama kebebasan ( freedom ), maka massa rakyat itu telah mengimajinasikan dirinya adalah penguasa berdaulat dan meretas jalannya sendiri menuju ke kekuasaan. Akan tetapi, secara alami, sebagaimana halnya setiap orang buta, massa rakyat itu terbentur banyak sekali rintangan, sehingga mereka merangsek untuk mendapatkan pemandu. Mereka tidak lagi pernah punya keinginan untuk kembali kepada keadaan sebelumnya, dan mereka telah menyerahkan kekuatan-kekuatan berkuasa penuh mereka di bawah kaki-kaki kita. Ingat saja Revolusi Besar Perancis, di mana kitalah yang memberikan nama "Besar" itu, ialah : Rahasia-rahasia untuk mempersiapkan Revolusi Besar itu kita ketahui sangat jelas, karena (latar belakang peristiwa itu) seluruhnya adalah kerja tangan-tangan kita sendiri.
Sejak saat itu kita yang memimpin rakyat-rakyat itu dari satu kekecewaan ke kekecewaan-kekecewaan lainnya, sehingga pada akhirnya mereka beralih fihak kepada kita, demi Si Raja Despot (Kejam Sewenang-wenang) dari darah Zion, yang sedang kita siapkan untuk dunia ini.
Baca di : http://www.biblebelievers.org.au/przion2.htm#PROTOCOL No. 3
Tujuan Demokrasi
Menurut dalang dibuatnya ajaran demokrasi, salah satu tujuan antara (untuk menuju tujuan puncak / ultimate goal)-nya adalah yang diprotokolkannya sebagai berikut :
Kebebasan politik adalah ide tetapi bukan fakta. Ide ini orang harus tahu bagaimana menerapkan saatnya ide itu penting untuk tampil (yaitu) dengan umpan suatu ide untuk menarik massa orang banyak kepada partai seseorang dengan satu tujuan menghancurkan orang lain yang ada dalam kekuasaan. Tugas ini diberikan akan lebih mudah jika oposisi dengan sendirinya telah terinfeksi ide kebebasan, yang dijuluki-liberalisme, dan demi kepentingan suatu ide, akan bersedia untuk menyerahkan beberapa kekuasaannya. Justru di sini bahwa kemenangan teori kita muncul : kendali pemerintah berkurang menjadi kendor dengan segera, demi hukum alam kehidupan, (kendali pemerintah) terpegang dan terhimpun bersama di tangan yang baru. Karena mungkin butanya, bangsa itu tidak bisa eksis barang seharipun tanpa ada bimbingan. Dan pemegang kekuasaan yang baru bangsa itu hanya cocok di tempat (kuasaan) yang lama yang sudah dilemahkan oleh liberalisme.
Masanya bagi kita, kekuatan - pemegang pemerintahan yang telah menggantikan yang adalah liberal - adalah kekuasaan Emas.
Masanya adalah saat mana Kepercayaan (Faith) memerintah. Ide kebebasan adalah mustahil direalisasikan karena tidak ada seorangpun yang tahu bagaimana menggunakannya dengan moderasi.
Hal ini cukup untuk menyerahkan rakyat kepada pemerintahan sendiri untuk suatu jangka waktu tertentu yang untuk itu rakyat berubah menjadi massa yang tidak teratur. Sejak saat itu kita mendapatkan perselisihan yang saling membinasakan, yang segera berkembang ke dalam pertempuran diantara kelas, dimana di tengah-tengahnya negara terbakar dan nilai pentingnya menjadi makin tak berharga bersama setumpuk abu.
Baca di : http://www.biblebelievers.org.au/przion2.htm#PROTOCOL No. 1 .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar